Bunda, apakah si kecil susah untuk menggosok gigi ? Yuk ajari si kecil untuk rajin menggosok gigi. Sama halnya dengan gigi orang dewasa, gigi si kecil harus di rawat dan dibersihkan secara teratur agar terhindar dari gigi keropos dan berlubang. Rasa sakit yang ditimbulkan gigi berlubang bisa membuat si buah hati malas makan dan beraktifitas. Gigi yang tidak terawat juga dapat mempengaruhi pola makan si kecil, jika giginya habis karena keropos, si kecil akan kesulitan mengkonsumsi makanan bertekstur keras.
Bunda, tak sedikit orangtua yang mengeluh
karena anaknya suka memukul kalau marah atau keinginannya tak dituruti. Hal ini memang sebaiknya jangan terus dibiarkan agar tidak
berkelanjutan hingga dia dewasa.
Bunda perlu mendidik sikap buah hati yang
seperti itu hingga dia bisa mengontrol diri. Dikutip dari Parenting
USA, silakan dibaca saran dari dr. William Sears, seorang dokter spesialis anak
di California berikut ini:
Bunda, apakah si kecil masih sering mengompol ? Mengompol yang secara medis dikenal dengan sebutan nocturnal enuresis merupakan kondisi umum yang terjadi pada banyak anak, dan terkadang juga terjadi pada orang dewasa. Sekitar 10 % anak-anak berusia 5 tahun masih membasahi tempat tidur mereka hampir setiap malam. Anak yang mengompol pun mungkin akan merasa bersalah, takut, malu dan sedih dengan kebiasaanya tersebut.
Pernahkah Bunda mengajak anak-anak berkemah bersama ? Karena ternyata salah
satu cara yang paling menyenangkan untuk mengajari anak cara menjadi mandiri
dan kreatif adalah melalui kegiatan berkemah. Ada begitu banyak hal yang bisa
dipelajari, mulai dari cara menutup tenda supaya nyamuk tidak masuk membanjiri
tenda hingga menyiapkan perlengkapan tidurnya sendiri. Selain itu, anak-anak
dapat diajak bertualang di alam sambil belajar membaca peta dan kompas. Hal ini
tidak hanya akan mendorong anak untuk menjadi lebih kreatif, tetapi juga
mengajari mereka untuk lebih menghargai lingkungan hidup sekitarnya.
Sudahkah Bunda memberikan ASI ekslusif pada si kecil ? ASI eksklusif adalah pemberian ASI ( Air Susu Ibu ) sedini mungkin setelah persalinan. Diberikan pada bayi tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun hanya air putih sampai bayi berumur 6 bulan. Setelah bayi berumur 6 bulan, bayi mulai dikenalkan dengan makanan lain dan tetap diberikan ASI sampai bayi berumur dua tahun.
Nah Bunda sesudah memberikan ASI eksklusif selama
enam bulan, Bunda bisa mulai mengenalkan makanan pendamping ASI kepada si
kecil. Tapi, bukan berarti Bunda bisa langsung menyuapinya dengan makanan padat
tanpa diproses biar gampang dicerna si kecil. Pilih makanan yang juga tidak
menimbulkan alergi. Seiring waktu berjalan, Bunda bisa terus mengenalkan variasi bahan
makanan dan, saat sudah waktunya, si kecil bisa mulai dilatih memegang
makanannya sendiri. Asalkan Bunda memiliki mesin cuci terbaik yang bisa
menangani pakaian bayi, tumpahan makanan atau susu di baju si kecil mudah
dibersihkan demi perkembangan si kecil.
Apakah Bunda menggunakan clodi untuk si kecil daripada popok sekali pakai ?
Cloth Diaper, atau disingkat menjadi clodi, adalah popok kain modern. Berbeda dengan popok kain tradisional, cloth diaper (clodi) ini dibuat dari bahan yang dapat menyerap cairan sehingga dapat tahan dipakai dalam rentang waktu tertentu.
Jadi secara sederhana, cara kerja clodi dapat dikatakan seperti disposable diaper (diaper sekali pakai), tetapi dapat dicuci ulang, sehingga dapat digunakan berulang-ulang.
gambar diambil dari sini
Hai bunda, pernahkah mengajak nonton film bersama si kecil di rumah ?
Karena ternyata nonton film bareng si kecil bisa menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi
anak-anak, lho..
Bunda dapat menyewa atau membeli film untuk diputar di rumah, tidak
perlu repot-repot pergi ke bioskop di mall.
Jangan lupa tentukan waktu
yang nyaman buat bunda dan si kecil, misalkan tiap 1 atau 2 minggu sekali. Pastikan waktu yang ditentukan untuk nonton film bareng tidak mengganggu jam tidur si kecil dan umur si kecil sudah cukup untuk
menonton film di layar televisi. Mungkin bisa dijadikan sebagai rekomendasi, American Academy of Pediatrics mengeluarkan
panduan agar anak dibawah usia 2 tahun tidak menonton televisi atau film,
karena tidak baik untuk perkembangan otaknya.
ABOUT ME
I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.
POPULAR POSTS
Categories
- kids 1
Formulir Kontak
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
- Enny Mamito
- Lifestyle Blogger | Content Writer | Copywriter | Digital Enthusiast | Finalis Srikandi Blogger tahun 2013 & 2014 | Kontributor 15 buku antologi | Tim Redaksi Majalah Warta Alumni Palmturi | Suka buku-buku Enid Blyton
Sahabat Bunda
Cari Blog Ini
Arsip Blog
- Februari 2018 (1)
- Maret 2017 (1)
- Februari 2017 (1)
- Januari 2017 (1)
- November 2016 (1)
- September 2015 (1)
- Mei 2015 (1)
- Januari 2015 (1)
- November 2014 (2)
- Agustus 2014 (2)
- Juni 2014 (1)
- Mei 2014 (1)
- Maret 2014 (1)
- Desember 2013 (1)
- Oktober 2013 (1)
- September 2013 (1)
- Agustus 2013 (2)
- Juni 2013 (1)
- Mei 2013 (1)
- April 2013 (1)
- Februari 2013 (2)
- Januari 2013 (1)
- Desember 2012 (1)
- November 2012 (1)
- Oktober 2012 (2)
- Juli 2012 (1)
- Mei 2012 (1)
- April 2012 (1)
- Februari 2012 (1)
Kontak:







